Sabtu, 23 Agustus 2014

I'm So Sorry :(

[Taken from google]

Rasanya menyesakkan mengetahui tidak dapat melakukan sesuatu yang lebih untuk menolong orang – orang yang sedang dalam kesusahan. Terlebih lagi orang – orang yang dikasihi. Bukannya mau sok pahlawan, tapi seakan – akan diri ini tidak berguna sama sekali karena tidak bisa melakukan sesuatu untuk mereka dalam mengatasi masalahnya. Useless! Percuma hidup kalau kehadiran kita seperti tidak memiliki faedah atau arti dalam kehidupan mereka. Ngomong mengasihi, tapi kok tidak bisa bantu sama sekali. Menyedihkan sekali kan ?!
Belum lama ini seorang teman baik saya menelpon dan menceritakan masalahnya kepada saya. Hubungan saya dengan dia bisa dibilang dekat karena tidak jarang kami saling curhat tentang masalah yang kami hadapi. Entah masalah pribadi atau masalah dengan keluarganya. Saya tahu Dia benar-benar membutuhkan bantuan saya. Berharap walaupun sedikit dari yang mau dipinjamkan.  Rp 10 juta.
Untuk yang pertama, jujur untuk jumlah yang diminta, saya tidak bisa memenuhi. Dan meminjamkan sedikit rasanya kok tidak akan berarti sama sekali ya?! Jadi bantuan yang bisa saya berikan adalah menghubungi beberapa teman yang kami tahu berpenghasilan tinggi atau cukup ”makmur”  karena tidak memiliki tanggungan sana – sini (atau tanggungannya hanya sedikit ), berteman cukup dekat dengan kami plus berkenan untuk dipinjami dan dibayar dengan cara mencicil 10 kali. Dengan kata lain, menjembatani teman saya yang berhutang ini dengan teman kami yang kami pikir punya potensi untuk dipiutangi.
Kenapa dia tidak melakukannya sendiri ?!
Malu !

Beberapa orang sudah saya hubungi. Sayang sekali mereka menolak meminjamkan uang. Alasannya ada yang sama seperti saya. Apalah arti meminjamkan jumlah yang sedikit padahal yang dibutuhkan besar sekali. Alasan lainnya mereka takut teman kami yang berhutang ini tidak bisa membayar secara rutin. Yang lainnya lagi, punya pertimbangan sendiri yang tidak bisa dikemukakan.
Intinya, untuk beberapa orang yang sudah saya hubungi, semuanya tidak bersedia. Well, semuanya bisa dimengerti. Lagipula jumlahnya juga tidak sedikit. Akan sulit pastinya meminjamkan uang meskipun kepada teman. Terlebih lagi saat mengetahui bahwa dia tidak memiliki penghasilan lain selain gajinya setiap bulan. Meskipun saya berjanji bahwa saya akan membantu menagihkan supaya yang dikhawatirkan mereka tidak terjadi sehingga teman kami ini bisa keluar dari masalahnya, tetap saja tidak berhasil.
“ Maaf ya, si A tidak bisa meminjamkan. Gimana nih ?! “
Kata saya memberi kabar melalui BBM tentang penolakan seorang teman yang kami kenal cukup bermurah hati dalam soal meminjamkan uang.

“ Gak papa ‘lory. Mungkin emang belom rejeki gue “
“ Maaf ya nggak bisa bantu banyak. Loe ada temen, sodara, kenalan untuk minjemin gak ?! “
“ Gak ada ‘lory. Bantu doa aja ya 'lory. Thanks ya ‘lory “

Terima kasih ?! Saya tidak melakukan apapun yang membuat saya layak menerima ucapan terima kasih. Saya gagal membantu teman saya ini … :(
Aaaarrrrrrggggghhhhh … *jambak – jambak rambut *

Dan yang kedua, salah seorang adik (sepupu) saya beberapa hari yang lalu chatting dengan saya, dia menceritakan kepada saya kalau dia sedih karena masalah keluarga. Saya tidak bisa melakukan apa – apa juga untuk meringankan bebannya.
Ampun deh … buat apa gue hidup ya ?! Adik sendiri aja nggak bisa ditolong!
Untuk hal yang satu ini saya sadar saya tidak akan bisa melakukan apapun karena memang hal tersebut di luar kuasa saya. Ini masalah keluarga. Saya orang luar. Tapi tetap saja rasanya menyesakkan mengetahui bahwa saya tidak dapat berbuat sesuatu untuk dia. Terlebih lagi mengingat dia bukan orang biasa dalam kehidupan saya. Seseorang yang saya kasihi. Yang dekat dengan saya.

“ Ada yang bisa kakak lakukan untuk meringankan bebanmu ?! Apa ?! “
Harusnya saya bisa memberikan semacam jalan keluar. Ini ?!
Ah! Menyebalkan!

Untuk mereka yang saya kasihi, saya tidak bisa melakukan banyak. Salah! Bukan banyak. Saya malah tidak bisa melakukan apa – apa! Hanya bisa berdoa. Saya percaya doa itu sangat besar kuasanya!  Tapi kok rasanya tidak cukup ya hanya berdoa?! Ingin sekali melakukan sesuatu yang nyata sehingga mereka bisa lepas atau keluar dari beban mereka masing – masing. Tapi apa ?! Bagaimana ?!


------
” Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah ! “
------

Menanti Tuhan bekerja mengatasi masalah mereka tanpa turut campur tangan saya. Allah ingin menyelesaikannya sendiri menurut cara dan waktuNya.
Mungkin …