Selasa, 11 Februari 2014

Terima Kasih Telkomsel



Kalau anda pelanggan setia  Kartu AS, Simpati, Hallo, Telkom Flash  pasti sudah tidak asing lagi dengan provider Telekomunikasi yang satu ini.   (di gambar). Ya. Telkomsel yang merupakan Perusahaan penyedia jasa Telekomunikasi  terbesar  di Indonesia dan menjadi operator  seluler terbesar  ketujuh di dunia (Baca disini). Dengan company slogan "Lebih Dekat Lebih Nyata'', Telkomsel  memang telah memenuhi komitmennya untuk menjangkau  layanan komunikasi hampir di seluruh Propinsi di Indonesia bahkan sampai di pelosok-pelosok tanah air.
 
Hampir 5 (lima)  tahun  saya  menjadi bagian dari perusahaan ini.  Senang, bahagia, dan tentunya cukup bangga juga, karena saya tau bahwa bukan hal yang mudah bisa bekerja di Telkomsel. Di terima bekerja di Telkomsel  April 2009 dan saya di tempatkan di  Divisi Network Operation sebagai seorang Admin.

Ya. Desember 2013 saya memutuskan keluar dari  Telkomsel.  Untuk 'sesuatu' dan demi 'sesuatu'  yang pribadi, yang  belum bisa saya ceritakan sekarang. Tapi suatu hari nanti saya pasti  akan menulis tentang itu.

Kemudian saya melanjutkan karir saya (saat ini) di perusahaan lain. Bukan Telekomunikasi. Sebagai seorang admin.  Tuhan memang memberi tempat yang berbeda.  Sebesar apapun keinginan saya untuk tetap ingin  mengerjakan hal yang sama yang pernah saya kerjakan sebelumnya di Telkomsel, saya merasa Tuhan tidak (belum) berkenan memberikan kesempatan yang sama.

Namun apa yang pernah saya alami di tempat ini adalah sesuatu yang sangat amat berkesan. Tidak mungkin dilupakan. Untuk setiap hal yang baik maupun yang buruknya. Itu semua merupakan berkat dari Tuhan. Banyak sekali hal yang saya dapatkan di Telkomsel, kesempatan belajar,  mengenal dan membangun relasi dengan orang-orang yang cukup luar biasa dalam hidup mereka. Sedih??? jangan tanya lagi. Sudah pasti sedihnya bukan main. Sedih meninggalkan teman-teman terkasih. Moment-moment yang pastinya tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya, dan mungkin tidak akan saya dapatkan di tempat lain. Bahkan akan saya ceritakan kepada anak cucu saya kelak.  Saya sadar bahwa,  meskipun saat pergi meninggalkan perusahaan ini, saya mengakui, saya berangkat dengan segudang kekecewaan terhadap aturan-aturan yang tidak bijaksana sama sekali. Tetapi tidak mengurangi rasa bangga saya terhadap si merah ini.
 
Terima Kasih Telkomsel
Bangga pernah menjadi bagian dari hidup kalian.

 
 
Moment-moment bersama mereka