Minggu, 24 November 2013

A Walk To Remember


Cast :

Shane West as Landon Rollins Carter
Mandy Moore as Jamie Elizabeth Sullivan-Carter
Peter Coyote as Reverend Hegbert Sullivan
Daryl Hannah as Cynthia Carter

* * * * *
Buat saya ceritanya biasa. Pasaran malah. Saat sedang makan siang bareng teman-teman, saya mendengar teman saya bercerita tentang film ini. Dan mereka menyarankan saya untuk menontonnya juga.  Menyimak cerita teman saya itu, sudah bisa  ditebak kalau sebenarnya film ini hampir mirip ceritanya dengan film A Moment To Remember versi Korea. Film yang sudah saya tonton. Jadi saya tidak ada rasa penasaran sedikit pun untuk mengetahui ceritanya lebih jauh.

Padahal saya fans-nya film romantic drama. Baik yang komedi sampai sakit perut karena tertawa saat menontonnya maupun yang serius sampai butuh tissue untuk mengelap air mata. Apalagi seputar dunia remaja. Tapi untuk film yang satu ini entah kenapa saya tidak tertarik sama sekali. Terlebih lagi saat teman-teman memberitahukan ending-nya. Wah, semakin tidak ingin menonton! Karena saya salah satu penggemar berat “ happy ending story “. Jadi film ini bisa dibilang tidak masuk hitungan buat saya. Intinya … bukan lory  banget deh! Jadi, untuk apa ditonton? Wasting time wasting money lah! 

Tapi sabtu kemaren (23 Nov 2013), saat lembur di kantor saya memutuskan untuk mendownload  beberapa film yang bisa saya nonton di rumah (secara di kota saya tidak ada bioskop seperti 21 dan XXI. Ndesoo bgt sih). Biasanya pilihan mendownload saya lakukan, selain memghemat uang,  saya tidak perlu membeli DVD bajakan  atau ada kalanya saya menitip beberapa list film ke teman yang sedang melakukan tugas di luar kota (baik bgt ya temen saya. Hehehe.. ) Film-film itu akan saya gunakan untuk menghibur di waktu  senggang setelah ngepel, nyapu, nyuci piring, nyetrika, dan buat saya hidup akan terasa membosankan  hanya dengan melakukan pekerjaan kantor dan  rumah saja. Dan film A Walk To Remember ini termasuk salah satu film yang saya download juga. Ingin tau alasan kenapa sampai saya akhirnya mendownload film ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena;  wajah si Landon alias Shane West yang cute, cool,  imut abis. (Coba saya yang jadi Mandy Moore-nya, hihihi). Itulah kesan pertama saya saat mencoba menonton cuplikan filmnya di youtube.


 
Sebenarnya kalau mau dibilang telat, ya telat juga saya baru menonton film ini. Karena ini adalah film lama. Dan pilihan saya  menonton karena ceritanya bukan suka dengan ceritanya. Kalau soal suka atau tidak suka, jujur kacang ijo yah,  bagi saya film ini hanya masuk kategori ” oke ” saja. Bukan ” the best “. Beda saat saya nonton film Transformer yang sampai menitikkan air mata. Hah? Nonton film robot pakai menangis segala? Mungkin buat orang lain film itu film murahan, tapi buat saya Transformer adalah film yang top abis (8 jempol deh)

Buat saya meskipun film A Walk To Remember ini biasa, saya menemukan pesan yang disampaikan [bisa dikatakan] cukup luar biasa. Saya mencoba   mencari korelasi antara cerita dengan judul filmnya. Baru serius memikirkan, ” Ini film sebenarnya tentang apa yaa? “. Bukannya saya tidak tahu ceritanya tentang apa. Tetapi, yang jadi pertanyaan saya adalah, yang mana sebenarnya ” A Walk ” atau perjalanan ” To Remember ” yang dimaksud si movie maker  atau penulis novelnya?

Eh, ngomong – ngomong anda sudah nonton film ini belum ya?


A Walk To Remember bercerita tentang seorang remaja pria bernama Landon yang populer (dan nakal) di sekolahnya, yang oleh karena sebuah masalah dia dikenakan sanksi atau hukuman untuk mengikuti kelas drama. Karena mengalami kesulitan menghafal dialog, dia meminta pertolongan Jamie [gadis biasa dengan tampilan sederhana mendekati kampungan yang dikenal sebagai anak religius karena memang ayahnya seorang pendeta] untuk berlatih. Kebetulan dia mengambil kelas itu juga.
Singkat cerita, mereka akhirnya jatuh cinta. Berpacaran. Namun belakangan baru diketahui oleh Landon kalau ternyata Jamie menderita leukimia. Dan di sinilah cinta Landon diuji.

Mandy Moore

Sekilas saat menonton film ini mungkin banyak yang berpendapat bahwa ” A Walk ” yang dimaksud adalah saat dimana Landon pada akhirnya menyadari bahwa dia jatuh cinta pada Jamie, gadis yang sama sekali bukan tipenya. Tidak salah. Saya juga berpikirnya demikian. Landon menemukan bahwa Jamie ternyata berbeda dari gadis-gadis lainnya. Klise skali kan? Bukan gadis aneh seperti yang dia kira sebelumnya. Tapi unik. Bahkan menarik … gue banget tuh!  *dzig!* …
Landon : ” Jamie … I love you “
[ long pause ]
Landon : ” Now would be the time to say something “
Jamie : ” I told you not to fall in love with me “
Dengan kata lain, ” A Walk To Remember ” adalah moment atau saat dimana seseorang menyadari bahwa dirinya jatuh cinta. Dan hal ini adalah sesuatu yang penting untuk diingat atau dikenang. Karena tidak setiap kali kita bisa  jatuh cinta. Tidak kepada setiap orang kita mau menyerahkan tidak hanya hati tapi juga hidup kita untuk menjadi bagian atau milik orang yang kita cintai.
Anda pernah jatuh cinta? Saya masih ingat saat pertama kali saya jatuh cinta. Meskipun orang yang saya cintai tidak pernah menjadi milik saya, tapi kenangan itu tidak pernah saya lupa. Karena itu adalah saat dimana saya menyadari bahwa ternyata ada perasaan yang lebih dari sekedar perasaan suka dalam hati saya terhadap seseorang. Perasaan ingin memiliki. Dan bagaimana perasaan itu membawa perubahan dalam diri saya sebagai seorang wanita. Cieeee, bahasanya nggak kuat! Hehehe

Atau, soal kisah kasih mereka yang mengharu biru. Tentang bagaimana Landon yang meskipun sudah tahu bahwa Jamie sekarat memilih untuk menikahinya agar bisa bersama.
Landon : ” Do you love me?”
Jamie : ” Hm “
Landon : ” Will you do something for me, then?”
Jamie : ” Anything “
Landon : ” Will you marry me?”
Landon tahu bahwa waktu yang dimilikinya untuk bersama dengan Jamie tidak banyak. Dan waktu yang sedikit itu ingin dimanfaatkan untuk mendampingi Jamie melewati saat-saat terakhirnya.  Ini merupakan ” A Walk ” juga. Karena pastinya saat-saat bersama yang meskipun singkat itu sangat berarti dan layak untuk diingat atau ” To Remember “.
Tapi tidak hanya itu saja. Ada ” A Walk ” lain dalam film ini yang juga menjadi pesan yang indah untuk para penontonnya. Seperti soal perubahan diri Landon dari “ bad boy “ menjadi “ good boy “ setelah mengenal Jamie.
Landon : ” I’m sorry Jamie never got her miracle “
Landon menyesal karena Jamie tidak mendapatkan kesembuhan. Pikiran saya sama dengan Landon. Berhubung Jamie diceritakan sakit, miracle yang dimaksud pasti tentang kesembuhan. Tapi ternyata miracle yang dimaksud bukan lagi soal kesembuhan. Melainkan,
Reverend Sullivan : ” She did. It was you “
Cinta yang Landon rasakan terhadap Jamie membuatnya berubah menjadi seseorang yang berbeda. Yang pastinya jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan proses perubahan menjadi pribadi yang baru ini bisa juga berarti ” A Walk ” yang harus terus diingat atau dikenang sepanjang kehidupan Landon.

” A Walk ” yang lain, di salah satu bagian, Landon mengatakan impiannya kepada Jamie tentang keinginannya untuk mengambil sekolah kedokteran. Saat dimana orang terdekat Landon, ibunya sendiri, meragukan kemampuan anaknya masuk ke sekolah tersebut, Jamie malah memiliki keyakinan bahwa Landon bisa meraih mimpinya. Dan Landon mendapatkannya. Itu semua karena,
Landon: ” Jamie has faith in me. She makes me want to be different, better “
Bagaimana Landon memperoleh kepercayaan diri lalu berjuang untuk tetap mengejar mimpinya juga merupakan ” A Walk To Remember “. Bayangkan, Landon adalah seseorang dengan cap ” bad boy ” yang selalu diidentikkan dengan MADESU alias masa depan suram. Dianggap tidak berotak. Tapi Jamie membuka pikirannya. Membuat Landon bisa melihat bahwa dirinya punya kemampuan untuk tidak hanya memiliki cita – cita tapi juga menggapainya. Bukankah itu sesuatu yang harus diingat? Kalau saya jadi Landon, saya tidak akan melupakan masa-masa itu.
Dan ” A Walk ” yang terakhir yang saya temukan,
Landon : “ Jamie saved my life. She taught me everything. About life, hope and the long journey ahead. I’ll always miss her. But our love is like the wind. I can’t see it, but I can feel it “
Hal-hal yang Landon pelajari dari diri Jamie yang telah mengubah jalan pikiran dan hidupnya. Dari seseorang kita bisa menyadari apa yang selama ini kita lewatkan. Dari seseorang kita bisa mempelajari hal-hal yang berharga dalam hidup. Pernah kan? Bertemu dengan seseorang yang begitu mempengaruhi kehidupan kita? Dan pastinya itu adalah ” A Walk ” yang tidak mungkin atau bisa dilupakan.
Cukup banyak ya ” A Walk “-nya … 

Mungkin anda akan menemukan yang lain saat menontonnya.

Cute kan ?? 

Anyway, yang jadi bahan renungan saya setelah menonton film ini adalah setiap kita pasti memiliki ” A Walk ” dalam hidup yang tidak mungkin dilupakan. Tidak selalu tentang cinta. Bisa hal lainnya. Yang intinya adalah layak ” To Remember “. Diingat. Dikenang. Entah karena hal itu sesuatu yang indah atau justru sebaliknya, yang buruk, namun berharga dalam kehidupan kita. Kita berubah karenanya. Dan perubahan itu membuat kita menjadi pribadi yang berbeda. Yang lebih baik tentunya.
So, apa ” A Walk To Remember ” kamu?