Cast :
Shane West as Landon Rollins Carter
Mandy Moore as Jamie Elizabeth Sullivan-Carter
Peter Coyote as Reverend Hegbert Sullivan
Daryl Hannah as Cynthia Carter
Mandy Moore as Jamie Elizabeth Sullivan-Carter
Peter Coyote as Reverend Hegbert Sullivan
Daryl Hannah as Cynthia Carter
* * * * *
Buat saya ceritanya biasa. Pasaran malah. Saat sedang makan siang bareng teman-teman, saya mendengar teman saya bercerita tentang film ini. Dan mereka menyarankan saya untuk menontonnya juga. Menyimak cerita teman saya itu, sudah bisa ditebak kalau sebenarnya film ini hampir mirip ceritanya dengan film A Moment To Remember versi Korea. Film yang sudah saya tonton. Jadi saya tidak ada rasa penasaran sedikit pun untuk mengetahui ceritanya
lebih jauh.
Padahal saya fans-nya film romantic drama. Baik yang komedi
sampai sakit perut karena tertawa saat menontonnya maupun yang serius sampai
butuh tissue untuk mengelap air mata. Apalagi seputar dunia remaja. Tapi untuk
film yang satu ini entah kenapa saya tidak tertarik sama sekali. Terlebih
lagi saat teman-teman memberitahukan ending-nya. Wah, semakin tidak
ingin menonton! Karena saya salah satu penggemar berat “ happy ending story “.
Jadi film ini bisa dibilang tidak masuk hitungan buat saya. Intinya … bukan lory
banget deh! Jadi, untuk apa ditonton? Wasting time wasting money lah!
Tapi sabtu kemaren (23 Nov 2013), saat lembur di kantor saya memutuskan untuk mendownload beberapa film yang bisa saya nonton di rumah (secara di kota saya tidak ada bioskop seperti 21 dan XXI. Ndesoo bgt sih). Biasanya pilihan mendownload saya lakukan, selain memghemat uang, saya tidak perlu membeli DVD bajakan atau ada kalanya saya menitip beberapa list film ke teman yang sedang melakukan tugas di luar kota (baik bgt ya temen saya. Hehehe.. ) Film-film itu akan saya gunakan untuk menghibur di waktu senggang setelah ngepel, nyapu, nyuci
piring, nyetrika, dan buat saya hidup akan terasa membosankan hanya dengan melakukan pekerjaan kantor dan
rumah saja. Dan film A Walk To Remember ini termasuk salah satu film yang saya download
juga. Ingin tau alasan kenapa sampai saya akhirnya mendownload film ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena; wajah si Landon alias Shane West yang cute, cool, imut abis. (Coba saya yang jadi Mandy Moore-nya, hihihi). Itulah kesan pertama saya saat mencoba menonton cuplikan filmnya di youtube.
Sebenarnya kalau mau dibilang telat, ya telat juga saya baru menonton film ini. Karena ini adalah film lama. Dan pilihan saya menonton karena ceritanya bukan suka dengan ceritanya. Kalau soal
suka atau tidak suka, jujur kacang ijo yah, bagi
saya film ini hanya masuk kategori ” oke ” saja. Bukan ” the best “. Beda saat
saya nonton film Transformer yang sampai menitikkan air mata. Hah? Nonton film
robot pakai menangis segala? Mungkin buat orang lain film itu film murahan, tapi buat saya Transformer adalah film yang top abis (8 jempol deh)
Buat saya meskipun film A Walk To Remember ini biasa, saya menemukan pesan yang disampaikan [bisa dikatakan] cukup luar biasa. Saya mencoba mencari
korelasi antara cerita dengan judul filmnya. Baru serius memikirkan, ” Ini
film sebenarnya tentang apa yaa? “. Bukannya saya tidak tahu ceritanya
tentang apa. Tetapi, yang jadi pertanyaan saya
adalah, yang mana sebenarnya ” A Walk ” atau perjalanan ” To Remember ” yang
dimaksud si movie maker atau penulis novelnya?
Eh, ngomong – ngomong anda sudah nonton film ini belum ya?
A Walk To Remember bercerita tentang
seorang remaja pria bernama Landon yang populer (dan nakal) di sekolahnya,
yang oleh karena sebuah masalah dia dikenakan sanksi atau hukuman untuk
mengikuti kelas drama. Karena mengalami kesulitan menghafal dialog, dia meminta
pertolongan Jamie [gadis biasa dengan tampilan sederhana mendekati kampungan
yang dikenal sebagai anak religius karena memang ayahnya seorang pendeta] untuk
berlatih. Kebetulan dia mengambil kelas itu juga.
Singkat cerita, mereka akhirnya jatuh cinta. Berpacaran. Namun belakangan
baru diketahui oleh Landon kalau ternyata Jamie menderita leukimia. Dan di
sinilah cinta Landon diuji.
![]() |
| Mandy Moore |
Sekilas saat menonton film ini mungkin banyak yang berpendapat bahwa ” A Walk
” yang dimaksud adalah saat dimana Landon pada akhirnya menyadari bahwa dia
jatuh cinta pada Jamie, gadis yang sama sekali bukan tipenya. Tidak salah.
Saya juga berpikirnya demikian. Landon menemukan bahwa Jamie ternyata berbeda
dari gadis-gadis lainnya. Klise skali kan? Bukan gadis aneh seperti yang dia
kira sebelumnya. Tapi unik. Bahkan menarik … gue banget tuh! *dzig!* …
Landon : ” Jamie … I love you “
[ long pause ]
Landon : ” Now would be the time to say something “
Jamie : ” I told you not to fall in love with me “
Dengan kata lain, ” A Walk To Remember ” adalah moment atau saat
dimana seseorang menyadari bahwa dirinya jatuh cinta. Dan hal ini adalah sesuatu
yang penting untuk diingat atau dikenang. Karena tidak setiap kali kita bisa jatuh
cinta. Tidak kepada setiap orang kita mau menyerahkan tidak hanya hati tapi juga
hidup kita untuk menjadi bagian atau milik orang yang kita cintai.
Anda pernah jatuh cinta? Saya masih ingat saat pertama kali saya jatuh
cinta. Meskipun orang yang saya cintai tidak pernah menjadi milik saya, tapi
kenangan itu tidak pernah saya lupa. Karena itu adalah saat dimana saya
menyadari bahwa ternyata ada perasaan yang lebih dari sekedar perasaan suka
dalam hati saya terhadap seseorang. Perasaan ingin memiliki. Dan bagaimana
perasaan itu membawa perubahan dalam diri saya sebagai seorang wanita. Cieeee,
bahasanya nggak kuat! Hehehe
Atau, soal kisah kasih mereka yang mengharu biru. Tentang bagaimana Landon
yang meskipun sudah tahu bahwa Jamie sekarat memilih untuk menikahinya agar bisa
bersama.
Landon : ” Do you love me?”
Jamie : ” Hm “
Landon : ” Will you do something for me, then?”
Jamie : ” Anything “
Landon : ” Will you marry me?”
Landon tahu bahwa waktu yang dimilikinya untuk bersama dengan Jamie tidak
banyak. Dan waktu yang sedikit itu ingin dimanfaatkan untuk mendampingi Jamie
melewati saat-saat terakhirnya.
Ini merupakan ” A Walk ” juga. Karena pastinya saat-saat bersama yang meskipun
singkat itu sangat berarti dan layak untuk diingat atau ” To Remember “.
Tapi tidak hanya itu saja. Ada ” A Walk ” lain dalam film ini yang juga
menjadi pesan yang indah untuk para penontonnya. Seperti soal perubahan diri
Landon dari “ bad boy “ menjadi “ good boy “ setelah mengenal Jamie.
Landon : ” I’m sorry Jamie never got her miracle “
Landon menyesal karena Jamie tidak mendapatkan kesembuhan. Pikiran saya sama
dengan Landon. Berhubung Jamie diceritakan sakit, miracle yang dimaksud
pasti tentang kesembuhan. Tapi ternyata miracle yang dimaksud bukan lagi soal
kesembuhan. Melainkan,
Reverend Sullivan : ” She did. It was you “
Cinta yang Landon rasakan terhadap Jamie membuatnya berubah menjadi seseorang
yang berbeda. Yang pastinya jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan proses
perubahan menjadi pribadi yang baru ini bisa juga berarti ” A Walk ” yang harus
terus diingat atau dikenang sepanjang kehidupan Landon.
” A Walk ” yang lain, di salah satu bagian, Landon mengatakan impiannya
kepada Jamie tentang keinginannya untuk mengambil sekolah kedokteran. Saat
dimana orang terdekat Landon, ibunya sendiri, meragukan kemampuan anaknya masuk
ke sekolah tersebut, Jamie malah memiliki keyakinan bahwa Landon bisa meraih
mimpinya. Dan Landon mendapatkannya. Itu semua karena,
Landon: ” Jamie has faith in me. She makes me want to be different, better “
Bagaimana Landon memperoleh kepercayaan diri lalu berjuang untuk tetap
mengejar mimpinya juga merupakan ” A Walk To Remember “. Bayangkan, Landon
adalah seseorang dengan cap ” bad boy ” yang selalu diidentikkan dengan MADESU
alias masa depan suram. Dianggap tidak berotak. Tapi Jamie membuka pikirannya.
Membuat Landon bisa melihat bahwa dirinya punya kemampuan untuk tidak hanya
memiliki cita – cita tapi juga menggapainya. Bukankah itu sesuatu yang harus
diingat? Kalau saya jadi Landon, saya tidak akan melupakan masa-masa itu.
Dan ” A Walk ” yang terakhir yang saya temukan,
Landon : “ Jamie saved my life. She taught me everything. About life, hope and the long journey ahead. I’ll always miss her. But our love is like the wind. I can’t see it, but I can feel it “
Hal-hal yang Landon pelajari dari diri Jamie yang telah mengubah jalan
pikiran dan hidupnya. Dari seseorang kita bisa menyadari apa yang selama ini
kita lewatkan. Dari seseorang kita bisa mempelajari hal-hal yang berharga
dalam hidup. Pernah kan? Bertemu dengan seseorang yang begitu mempengaruhi
kehidupan kita? Dan pastinya itu adalah ” A Walk ” yang tidak mungkin atau bisa
dilupakan.
Cukup banyak ya ” A Walk “-nya …
Mungkin anda akan menemukan yang lain saat menontonnya.
![]() |
| Cute kan ?? |
Anyway, yang jadi bahan renungan saya setelah menonton film ini adalah setiap kita pasti memiliki ” A Walk ” dalam hidup yang tidak mungkin dilupakan. Tidak selalu tentang cinta. Bisa hal lainnya. Yang intinya adalah layak ” To Remember “. Diingat. Dikenang. Entah karena hal itu sesuatu yang indah atau justru sebaliknya, yang buruk, namun berharga dalam kehidupan kita. Kita berubah karenanya. Dan perubahan itu membuat kita menjadi pribadi yang berbeda. Yang lebih baik tentunya.
So, apa ” A Walk To Remember ” kamu?


