Happy birthday Lory..
Salah satu teman saya pernah berkata kepada saya:
Hari
Ulang Tahun yang tidak dilewati dengan refleksi yang jujur dan mendalam
di hadapan Tuhan adalah hari ulang tahun yang tidak pantas untuk
dirayakan.
Saya
pikir ini adalah pernyataan keras dan benar. Dan hal inipun yang coba
saya lakukan di setiap perayaan ulang tahun sejak tahun 2000 (19 tahun).
Dan pagi ini Tgl 18-Oktober 2013, saat saya ber-saat teduh, saya kembali di kuatkan Tuhan oleh Firman ini:
Dan pagi ini Tgl 18-Oktober 2013, saat saya ber-saat teduh, saya kembali di kuatkan Tuhan oleh Firman ini:
-Mazmur 139:1-24 -
1. Untuk
pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
2. Engkau
mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
3. Engkau
memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
4. Sebab
sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui,
ya TUHAN.
5. Dari
belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke
atasku.
6. Terlalu
ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
7. Ke mana
aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
8. Jika aku
mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia
orang mati, di situpun Engkau.
9. Jika aku
terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
10. juga
di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
11. Jika
aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku
menjadi malam,"
12. maka
kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang;
kegelapan sama seperti terang.
13. Sebab
Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14. Aku
bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang
Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
15.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat
yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16.
mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis
hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
17. Dan
bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
18. Jika
aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti,
masih saja aku bersama-sama Engkau.
19.
Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari
padaku penumpah-penumpah darah,
20. yang
berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau dengan sia-sia.
21.
Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci Engkau, ya TUHAN, dan
tidak merasa jemu kepada orang-orang yang bangkit melawan Engkau?
22. Aku
sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23.
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah
pikiran-pikiranku;
24.
lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Menjalani satu tahun terakhir ini tidaklah mudah bagi saya..
Sungguh tidak mudah..
Bahkan
kalau seandainya dapat menilai sekilas satu tahun terakhir ini hanya
dalam satu kata maka kata yang tepat untuk mendeskripsikannya adalah..PEMULIHAN
Yaa..Pemulihan dari kekecewaan-kekecewaan yang saya alami; berdamai dengan sakit hati, konflik-konflik yang saya alami, kehilangan suka cita akan janji Tuhan yang belum di nyatakana dalam hidup saya.
Saya bukanlah tipe orang yang mudah menyerah, namun tahun ini banyak sekali hal yang membuat saya selalu berkutat di pintu gerbang keputusasaan..
Yaa..Pemulihan dari kekecewaan-kekecewaan yang saya alami; berdamai dengan sakit hati, konflik-konflik yang saya alami, kehilangan suka cita akan janji Tuhan yang belum di nyatakana dalam hidup saya.
Saya bukanlah tipe orang yang mudah menyerah, namun tahun ini banyak sekali hal yang membuat saya selalu berkutat di pintu gerbang keputusasaan..
Saya menemukan banyak sekali titik-titik kelam dalam perjalanan ini..
Saya mencoba merombak kembali memori peristiwa sepanjang satu tahun terakhir ini.
Mencoba menemukan, mengingat dan memaknai kisah-kisah hidup yang telah dilewati.
Tanpa terasa..
Ada airmata kesedihan..
Airmata kekaguman..
Airmata ketakutan..
Airmata kasih..
Semuanya bercampur menjadi satu memberi makna penuh dalam setahun ini.
Semuanya bercampur menjadi satu memberi makna penuh dalam setahun ini.
Ada tiga hal yang saya evaluasi selama satu tahun ini..
1. Pengenalan kepada karakter Tuhan yang seperti apa yang saya pelajari selama setahun ini?
2. Pertumbuhan karakter apakah yang saya alami selama setahun ini lewat peristiwa, masalah, dan konflik ?
3. Mencatat setiap berkat Tuhan yang saya ingat selama setahun ini!
Setelah
merenungkan tiga hal itu, hati saya diliputi SUKACITA karena dalam
setiap titik-titik kelam itu, selalu ada momen yang membuat saya selalu
bisa mengingat tentang KasihNya yang terwujud dalam tiga hal..
Blessing.. Miracles.. and Promises..
Blessing.. Miracles.. and Promises..
Berkat.. Mujizat.. dan Janji-Nya..
Semua hal yang terjadi, kondisi tersulit dan menyesakkan..
Peristiwa kelam sepekat apapun, tidak dapat menghapus jejak-jejak kasih-Nya..
BerkatNya membuat-ku bisa tersenyum di tengah pergumulan..
MujizatNya
membuat-ku bisa menangis bahagia karena melihat hal yang buruk bisa
berubah menjadi baik,, Hiburan dan jawaban yang tidak disangka-sangka
menginterupsi hari-hari yang berat..
JanjiNya membuat-ku bisa menarik napas panjang yang dalam, dan membuat-ku merasa lega dan optimis menatap masa depan..
My Evaluation :
Saya menemukan bahwa diri ini ternyata begitu rapuh untuk melupakan semua yang pernah Tuhan buktikan.
Saya menyadari bahwa saya dapat dengan mudahnya mengabaikan penyataan Kasih Tuhan di masa yang lampau.
Ingatan saya adalah kelemahan saya..
Ingatan saya dengan sendirinya menghapus tiap record data berkat-berkat Tuhan.
Hanya lewat momen-momen refleksi pribadi, saya dapat memungut kembali ingatan tentang Kasih-Nya..
Ooo God.. My Dear God..
How can I forget Your Kindness, Blessings and Promises in my life?
How dare I am to question Your Love??
Saya terkejut menemukan diri saya menjadi pribadi yang kehilangan sukacita dan damai.
Dan kondisi itu menghasilkan sikap pesimis terhadap banyak hal.
Pesimis tentang usaha membuat dunia yang rusak menjadi lebih baik..
Pesimis tentang usaha membuat keluarga menjadi lebih baik.
Pesimis tentang usaha membuat keluarga menjadi lebih baik.
Pesimis tentang kerinduan-kerinduan masa depan..
Pesimis tentang transformasi hidup orang-orang terdekat..
Itulah saya..
My Wish :
Berharap
menjadi wanita Allah yang terus mengingat Kasih Allah, merenungkan dan
memeteraikan diri menjadi milik kepunyaanNya, agar dpakai untuk
memuliakan namaNya dan memperlihatkan karyaNya.
Berusaha
menjadi wanita Allah yang bersabar bukan hanya dalam menanti
jawaban-jawaban terbaik dariNya, namun juga bersabar dalam menikmati
kondisi-kondisi padang gurun yang Ia rencanakan..
Belajar menjadi wanita Allah yang menjadi taat berdoa, agar dapat melihat lebih jauh, menangkap lebih tajam kehendakNya..
Berjuang
menjadi wanita yang penuh sukacita dan penuh keyakinan. Bukan sekedar
mencoba berpikir positif, tetapi dapat melihat smua hal yang terjadi
dari perspektif Tuhan. Tidak berpura-berpura dan menjadi tidak apa
adanya, tetapi menjadi wanita yang tahu dengan pasti tempat paling aman
untuk menyimpan iman dan pengharapan.
Special:
Bagi saya ketika saya masih bisa merasakan kembali pertambahan usia saya, maka hari itu adalah salah satu hari yang spesial dalam perjalanan hidup saya. Ketika saya bangun pagi masih bisa bernafas dan mendapati ke dua orang tua dan saudara saya masih ada, itu adalah anugerah buat saya. Tahun ini saya merencanakan untuk kembali berlibur di pulau Dewata-Bali. Jauh-jauh hari saya merencanakan liburan ini. Dengan perhitungan bahwa, saya ingin pada saat tanggal 18 Oktober itu saya sudah berada di bali. Pokoknya harus!! Tetapi semua di luar dugaan saya. Tuhan membuat cerita yang berbeda bagi saya. Ternyata Tuhan sudah mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih spesial dari apa yang saya rencanakan. Tuhan menuntun Dia untuk melengkapi kebahagiaan saya di Bali. Bagi saya ini adalah kado Special dari Tuhan untuk ulang tahun saya kali ini.
![]() |
| Taman Raya Mangrove Denpasar-Bali, 14 Oktober 2013 |
Conclusion of my reflection
Tuhan
itu baik.. bukan karena saya mendapatkan hal yang saya inginkan..
tetapi karena semua hal yang buruk menurut pandangan saya dapat diubah
oleh Tuhan menjadi suatu hal yang baik bagi kehidupan saya..
Saya bersyukur ketika membaca dan mendengar
satu-persatu kata-kata doa untuk mendukung
hidup saya.
How great is my God who sent them into my life..
Love you all my bro and sister..
and surely, Love You God..
Terimakasih
untuk setiap orang-orang yang pernah datang dan meninggalkan jejak
dalam hidup saya, orang-orang yang masih mengukir jejak dalam hati saya
sampai saat ini, dan orang-orang baru yang mewarnai hari-hari saya. Saya melihat jejak-jejak Kasih Tuhan lewat kehadiran kalian semua.
GodBless
