Rabu, 13 Maret 2013

Evelyn (Based On True Story)

(pict taken from google.com)
Lord God,
You guide the universe with wisdom and love
Hear the prayer we make to you for our country
The Beautiful country of Ireland
Through the honesty of our citizens,
and the wisdom of those who govern us
May lasting peace be delivered
And truth and justice flourish
Amen

Tuhan,
Kau yang memimpin alam semesta dengan kebijaksanaan dan cinta
Dengarkanlah doa kami bagi negara ini
Negara kami yang indah, Irlandia
Melalui kejujuran warga negara kami,
dan hikmat orang-orang yang memerintah kami
semoga kedamaian abadi kami dapatkan
dan kebenaran serta keadilan dapat berjalan dengan baik
 Amin

Ini adalah untaian doa brilliant yang diucapkan oleh seorang anak kecil bernama Evelyn di ruang sidang pada tahun 50an di Irlandia.

Flash back,.., kenapa  anak kecil ini  bisa ada di pengadilan.

Sebuah keluarga miskin yang terdiri dari ayah (Pierce Brosnan), Ibu, seorang anak perempuan dan dua anak laki-laki tinggal di sebuah rusun di Irlandia. Mereka adalah keluarga yang menganut agama Khatolik.

Kemiskinan membuat si istri berselingkuh dan lari bersama pria lain meninggalkan suami dan anak-anaknya yang masih kecil. Anak yang sulung  bernama Evelyn. Usianya mungkin 8 atau 9 tahun. Bisa dibayangkan adiknya masih lebih kecil lagi. Mama yang tega meninggalkan anaknya dan lari dengan pria kaya ke Australia? 

Singkat cerita, di Irlandia, negara dengan mayoritas penduduk beragama Khatolik mempunyai  aturan hukum yang menyatakan kalau seorang ayah tidak dapat membiayai anak-anaknya dan tidak didampingi oleh seorang istri, maka anak-anak diurus sama negara.
Hmm kalai mau di lihat  mirip sama "anak yatim, janda, dan fakir miskin diperlihara oleh negara" ya?
Tapi tidak  sama dengan Indonesia, Irlandia benar-benar melaksanakan aturan yang mereka buat.
Anak perempuan seperti Evelyn berdasarkan keputusan hakim masuk sekolah asrama putri dan dua adik laki-lakinyamasuk sekolah asrama putra.

Dugaan saya, kalau tidak salah, ada aturan di Irlandia bahwa orang tua harus ayah dan ibu. Tidak boleh hanya ayah saja.

Karena cintanya yang begitu besar kepada anak-anaknya, meski uangnya pas-pasan ayahnya  berjuang di meja hijau untuk mendapatkan anaknya kembali. Kasus ini keliatan simpel bagi kita. Tapi bagi warga negara Irlandia, kasus ini adalah suatu kasus yang mustahil dimenangkan. Karena sama artinya dengan melawan gereja dan melawan pemerintah.

Tapi saya ingat si ayah bilang, "all i know is Daniel beat Goliath" (kata-kata yang mengandung harapan)
Hal ini dia ucapkan waktu pengacaranya bilang, kasus ini seperti melawan Goliath. Dalam artian hopeless.
Film ini, emosi kita akan di bawa ke arah:

Kasih Ayah tidak kalah dengan kasih seorang ibu.

Hal simpel yang sering kita lupakan. Dunia selalu membuat suatu setting bahwa kasih ibu adalah kasih yang terbaik. Sebenarnya kasih mereka itu sama. Setara. Tergantung orangnya. Intinya kita diingatkan lagi bahwa seorang ayah berjuang dengan segala kemampuan yang dimilikinya sebagai seorang laki-laki, untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Jujur saya sendiri jadi ingat Ayah saya waktu ntn film ini. Ingin sekali saya ceritakan keseluruhan kisah di film ini. Tapi ada baiknya kalian nonton sendiri saja. Siapkan tissue ya. Cukup membuat air mata saya berlinang. Hehehe.. Apalagi based on true story. Kita tahu cerita ini pernah terjadi di dunia nyata.

Terakhir sebelum saya lupa, saya juga belajar bahwa ketika Tuhan di pihak kita, hal yang mustahil bisa jadi kenyataan. Bahkan ketika kau tidak punya referensi apa-apa atau jaminan bahwa kau akan berhasil. Ora et labora saja alias bekerja dan berdoa. Maka yang terbaik akan diberikanNya.


Selamat Menonton